Penting, tapi seadanya…


Membina anak-anak itu penting
Tapi pekerjaan kami juga penting
Jadi…biarkanlah seadanya
Toh mereka tetap akan bertumbuh

Mengajar anak-anak tentang hidup itu penting
Tapi hidup kami juga penting
Jadi…biarkanlah seadanya
Toh hidup akan mengajar mereka

Mengarahkan anak-anak itu penting
Tapi kami pun sibuk dengan jalan kami sendiri
Jadi…biarkanlah seadanya
Toh suatu saat mereka akan sampai ke suatu tempat

Menuntun anak-anak itu penting
Berada berasama mereka itu penting
Anak-anak itu tiang bangsa
Anak-anak itu tiang gereja
Tidak semua orang mendapat karunia melayani anak

Pelayan anak itu pekerjaan mulia…!!
Guru itu pahlawan…!!

Tapi….
Bagaimana dengan hidup kami?
Bagaimana dengan urusan kami?

Ya…
Anak-anak itu penting sih…
Tapi mereka pasti akan mengerti…
Jadi…biarkan saja seadanya…

Sunday School Teacher…Think about it..!!

Life as we know it…


Apa yang kita tahu tentang hidup
Adalah apa yang kita alami sejak kita mulai hidup
Rumah yang cukup besar, makan terpenuhi
Dan kita pikir seperti itulah seharusnya hidup

Apa yang kita pikirkan tentang hidup
Adalah apa yang kita tidak dapatkan dalam hidup
Pakaian-pakaian bagus dan mobil mahal yang dipakai orang lain
Dan kita pikir hidup akan lebih baik jika jadi orang lain

Apa yang kita katakan tentang hidup
Adalah apa yang kita rasakan dari kehidupan Continue reading

My 29th Birthday


Pernahkah kau merasa, seperti terjebak dalam masa lalu
Kau merasa bahwa kau tak berubah, tapi waktu terus berjalan
Ketika kau merasa bahwa kau masih tetap sama,
sementara semua orang berubah…

Papa dan mamamu tetap sama,
Hanya wajah mereka sedikit memiliki kerut
Kau ingin teriak “aku tak berubah, i still your little girl”
Adikmu tetap sama, hanya dia sekarang adalah seorang wanita
Bukan lagi gadis kecil yang harus dikeloni waktu tidur

Teman bermainmu tetap sama,
Hanya sekarang mereka bermain bersama anak-anak mereka
Dengan tubuh sedikit membesar
Rambut tak terurus Continue reading

Sekolah Khusus Anak Raja


Anak Raja harus mendapat pendidikan terbaik
Di tempat terbaik, dengan biaya termahal
Di mana di dalamnya hanya ada anak-anak raja
Tidak pantas anak raja bergaul dengan rakyat jelata

Anak Raja harus dikumpulkan dengan sesama anak Raja
Tidak perlu tahu apa yang terjadi di luar sana
Tidak perlu tahu bagiamana bergaul dengan rakyat jelata

Rakyat jelata…
Hmmm, mereka hanya orang-orang aneh Continue reading

Seperti anak-anak


Kalau kau melihat anak-anak bermain
Di manapun…
Kau akan melihat banyak persamaan
Pakaian mereka kotor
Mereka sedang berlari-lari
Beberapa merebut milik temannya
Dan tak perlu menunggu lama sampai ada yang menangis

Kalau kau melihat anak-anak bermain
Di manapun…
Kau akan melihat banyak persamaan
Mereka akan memainkan peran
Masak-masakan, sekolah-sekolahan

Kau kau melihat anak-anak sedang diam
Di manapun…
Kau akan melihat banyak persamaan
Mata mereka menjelajah
Beberapa memainkan air liur
Tangan mereka menggapai-gapai tidak bisa diam

Kalau kau melihat anak-anak merasa sedang ditinggal sendiri
Di manapun…
Kau akan melihat banyak persamaan
Pertama-tama mereka tidak akan sadar
Setelah sekian lama mata mereka menjelajah mencari yang mereka kenal
Ketika tidak ada seorang pun yang mereka kenal,
Mereka akan mulai menangis

Namun jika kau lihat orang dewasa… Continue reading

Tidak mudah


Hidup ini tidak mudah bukan?
Tidak… sama sekali tidak mudah
Rekening yang harus selalu dibayar
Tagihan kartu kredit yang menggunung

Belum lagi masalah pribadi yang tak kunjung berhenti
Anak-anakmu yang begitu “spesial”
sehingga berkali-kali kau harus dipanggil ke sekolah
Suamimu yang begitu tak pengertian
sehingga dapat membuatmu menjadi gila
Istrimu yang begitu menuntut
sehingga membuatmu malas di rumah

Apalagi masalah dalam hatimu sendiri
Kenapa kau tak bisa seperti orang lain…
Kenapa usahamu tak semaju mereka…
Kenapa anak-anakmu tak sepintar anak-anak mereka…
Kenapa pasanganmu tak seperti pasangan mereka…

Begitu melelahkan bukan?
Bertahan sampai saat ini saja rasanya sudah keajaiban
Tapi apa artinya jika bertahan dengan babak belur?
Sama saja seperti seorang pecundang Continue reading

Saat kau dewasa


Anakku, saat kau dewasa kau akan melihat…
Bahwa banyak orang hidup dalam kepura-puraan
Mereka mengatakan sesuatu yang tidak benar-benar mereka maksudkan…
Atau melakukan sesuatu yang tidak benar-benar mereka inginkan…

Anakku, saat kau dewasa kau akan melihat
Bahwa benar atau salah tidaklah mutlak
Semuanya abu-abu….
Memenuhi hukum relativitas…

Anakku, saat kau dewasa kau akan melihat
Bahwa harga diri itu adalah
Seberapa tebal bulu domba yang kau pakai
Tak peduli seberapa panjang taring serigalamu

Anakku, saat kau dewasa kau akan melihat…
Bahwa bagi mereka semua…
Mobil mewah lebih berharga dari ketulusan
Uang banyak lebih berharga dari kejujuran

Anakku, saat kau dewasa kau akan melihat
Bahwa reputasi akan lebih penting dari integritas
Bahwa pendapat orang lain akan menjadi sangat penting
Lebih penting dari pendapat orangtuamu…

Anakku, saat kau dewasa kau akan melihat
Bahwa bagi dunia, integritas dan sikap adanya
Adalah kebodohan dan sesuatu yang naif
Bahwa kau tak bisa bertahan hidup dengan modal kejujuran

Tapi, anakku…
Saat kau dewasa nanti….
Dan menghadapi semua yang kukatakan…
ingatlah satu hal…
Yang akan ku ajarkan padamu

Sesulit apapun kehidupan nantinya…
Seberat apapun hidup yang akan kau jalani…
Sebesar apapun masalah yang kau hadapi

Ingatlah anakku…

Bahwa pemberani adalah
Mereka yang dapat menerima diri mereka sendiri
Mereka yang menerima apa yang tak dapat diubah
Dan berjuang untuk memperbaiki apa yang dapat diubah

Bahwa pemenang sejati adalah
Mereka yang tahu siapa dirinya
Mereka yang tahu apa tujuan hidupnya
Dan berjuang untuk mencapai tujuan itu
Dengan cara yang benar

Bahwa pahlawan adalah
Mereka yang dapat memberi kebaikan pada orang lain
Bukan hanya menerima kebaikan dari orang lain

Dan mereka yang beruntung adalah
Mereka yang dapat tetap memiliki integritas
Walau mempertaruhkan reputasi

Anakku, saat kau dewasa nanti
Ingatlah…
Apa yang telah kubangun sejak kau kanak-kanak
Apa yang telah kuajarkan hari demi hari

Bahwa benar tetap akan benar,
Bahkan seandainya tak ada seorang pun di dunia yang melakukannya

Dan salah tetap akan dikatakan salah,
Bahkan seandainya semua orang melakukannya

Ingatlah anakku….

Percayalah, semua dimulai dari rumah


Setiap papa dan mama memiliki peran penting
Dalam kehidupan setiap anak

Kegagalan orangtua,
Dimulai saat mereka bingung
Apa yang harus mereka lakukan pada anak mereka
Bahkan saat anak mereka baru dilahirkan

Tidak tahu bagaimana bersikap saat anak mereka salah
Tidak tahu bagaimana bersikap saat anak mereka lapar
Tidak bisa membedakan tangisan
Tidak bisa membaca ekspresi
Tidak dapat menegur dan memarahi

Selanjutnya,
Kegagalan orangtua adalah ketika mereka bingung
Nilai apa yang harus ditanamkan pada anaknya
Atau yang lebih parah,…
Tidak tahu bahwa perlu menanamkan suatu nilai pada anaknya

Ada orangtua yang menanamkan pemikiran pada anaknya..
Bahwa yang terpenting adalah uang
Keberhasilan atau kegagalan dilihat dari uang

Akibatnya,
Apapun yang anaknya lakukan, pertimbangannya adalah uang
Bahkan korupsi atau mencuri untuk uang
Percayalah…itu dimulai dari rumah

Ada orangtua yang menanamkan pemikiran pada anaknya
Bahwa yang terpenting adalah keuntungan bagi diri sendiri
Keberhasilan dan kegagalan dilihat dari,
jika kau menang dalam setiap situasi
Dengan cara apapun

Akibatnya,
Apapun yang anaknya lakukan
Dasarnya adalah kesuksesan semu
Menang dengan cara apapun
Bahkan jika harus menyikut dan membinasakn
Percayalah…itu dimulai dari rumah

Ada orangtua yang menanamkan pemikiran pada anaknya
Bahwa yang terpenting adalah gelar dan titel
Keberhasilan dan kegagalan seseorang dilihat
Dari seberapa titel yang dimilikinya

Akibatnya,
anaknya akan jadi sombong, jika memperoleh titel
atau rendah diri, jika hidup tanpa titel
Percayalah, semua dimulai dari rumah

Ada orangtua yang menanamkan pemikiran pada anaknya
Bahwa apa yang dikatakan orang begitu penting
Keberhasilan dan kegagalan adalah
Ketika orang lain melihatmu berhasil atau gagal

Akibatnya,
Anak-anaknya akan jadi orang-orang yang kompromi
Melakukan apapun agar orang lain menilai dia hebat
Percayalah itu dimulai dari rumah

Percayalah, semua dimulai dari rumah
Mungkin bukan ditanamkan dengan rumus atau teori
Tapi apa yang kau katakan, orangtua..
Apa yang kau lakukan
Pilihan yang kau buat
Itu yang akan membuat anakmu belajar…
Apa yang terpenting dalam hidup

Aku bersyukur
Memiliki orangtua yang luar biasa…
Baru aku sadari…
Nilai yang ditanamkan papa dan mama adalah
Benar atau salah

Lakukan jika itu benar
Jangan lakukan kalau itu salah

Untuk melakukan segala sesuatu…
Bukan uang yang harus dijadikan pertimbangan
Atau seberapa diuntungkannya dirimu
Atau seberapa hebatnya dirimu akan dianggap kelak

Tapi…
Apakah hal itu benar untuk dilakukan
Apakah hal itu adalah yang seharusnya untuk dilakukan

Akibatnya,
Memang anakmu akan dinilai berbeda
Tapi percayalah,
Itu semua dimulai dari rumah

Dan tahukah Anda,
Keberhasilan sesungguhnya bukan dinilai dari uang
Keberhasilan sesungguhnya bukan dinilai dari keuntungan yang kau dapat
Keberhasilan sesungguhnya bukan dinilai dari titel yang kau miliki
Keberhasilan sesungguhnya bukan dinilai dari apa kata orang

Keberhasilan sesungguhnya adalah
Ketika anak-anak Anda bisa melakukan apa yang seharusnya dilakukan
“Melakukan kehendak Bapa di Surga”

Welcome Friend…


Hallo pembaca terkasih,

Anda mungkin tiba di blog saya karena iseng, pernah mengenal nama saya di suatu tempat dan berusaha mencari tahu (mudah-mudahan saja karena sesuatu yang baik), dan mungkin juga karena hasil mesin pencari seperti google ketika Anda mencari lagu-lagu sekolah minggu atau ketika Anda menemukan sejumlah hal-hal mengenai kehidupan yang unik (atau aneh) dan ironis yang saya tulis.

Jika ingin mengenal saya, Anda bisa klik di sini, atau dari page yang ada di kiri halaman ini. Singkatnya, saya adalah seorang pencipta lagu anak-anak (yang sekarang menciptakan lagu umum juga hehe). Seorang teman pernah mengatakan bahwa ia kasihan pada saya karena orang lebih mengenal lagu saya dan penyanyinya ketimbang saya. Seperti yang selalu saya jawab, “well, as long as it could bless many people, i wouldn’t mind). Jika Anda ingin mendengar (dan mendownload) lagu-lagu saya bisa mengunjungi http://kuistimewa.com.

Sejak tahun 2009, saya suka sekali menulis, Anda bisa menjelajah blog ini untuk menemukan tulisan-tulisan saya yang sebagian ironis, sebagian memotivasi, sebagian hanya kisah pendek, sebagian lagi puisi-puisi kehidupan. Beberapa tahun lalu saya memisahkan kisah-kisah Alkitab yang saya tulis ke http://diaryseries.wordpress.com supaya pembaca yang tertarik dapat lebih fokus.

Beberapa tahun lalu juga saya memutuskan untuk memisahkan tulisan mengenai kehidupan sehari-hari saya (yang sebenarnya tidak terlalu menarik 🙂 ) dan pendapat-pendapat spesifik saya mengenai hidup ke http://greissiadiary.wordpress.com. Percaya atau tidak, hal yang membuat heran adalah kebanyakan orang lebih tertarik membaca kehidupan pribadi saya di blog itu daripada karya-karya saya di blog ini…hehe…

Karya saya yang lain dapat Anda temukan di http://the-witnesses.net dan http://lettersfromparents).

Akhir kata, selamat menjelajah dan membaca. Saya harap kita bisa saling kenal lebih lagi. Hubungi saya melalui page contact me atau like di facebook saya yang ada di kolom kiri halaman ini, dan kita bisa menjadi teman.

 

Love y’all

 

Investasi termahal


Membina karakter anak membutuhkan investasi yang sangat besar
Lebih besar dari gedung sekolah yang mahal
Lebih besar dari gaji orangtua selama bertahun-tahun
Lebih besar dari gaji seumur hidup dari guru yang terbaik
Lebih besar dari biaya royalti seorang programmer
Lebih besar dari air mata dan keringat seorang pendeta
Lebih besar dari kurikulum yang didatangkan dari negara manapun

Membina karakter anak membutuhkan investasi yang sangat besar
Mata…yang dapat memancarkan harapan dan bukan kemarahan
Telinga…yang siap mendengar bahkan cerita yang sepele skalipun
Mulut…yang siap mengajar, tertawa, dan marah pada porsi yang tepat, waktu yang tepat
Tangan…yang siap membantu, dan menepuk bahu
Kaki…yang siap berjalan bersama mereka

Membina karakter anak membutuhkan investasi yang sangat besar
Kesabaran…bahkan ketika mereka melakukan kesalahan yang sama ratusan kali
Kemurahan hati…bahkan ketika kita harus memberikan hal terakhir yang kita miliki
Hikmat…bahkan ketika kita dalam keadaan terjepit dan sangat lelah
Kesetiaan…bahkan ketika mereka tidak mempercayai kita
Ketekunan…bahkan ketika tidak ada dasar lagi tuk berharap

Membina karakter anak membutuhkan investasi yang sangat besar
Keteguhan hati… untuk terus melakukannya sampai akhir
Penyangkalan diri…untuk terus melakukan apa yang benar

Membina karakter anak membutuhkan investasi yang sangat besar
waktu…
hati…
pikiran…
HIDUP…

Kalau dipikir-pikir…bukankah itu yang sudah Tuhan lakukan bagi kita?

untuk semua pelayan anak…God Bless You