Tidak mudah


Hidup ini tidak mudah bukan?
Tidak… sama sekali tidak mudah
Rekening yang harus selalu dibayar
Tagihan kartu kredit yang menggunung

Belum lagi masalah pribadi yang tak kunjung berhenti
Anak-anakmu yang begitu “spesial”
sehingga berkali-kali kau harus dipanggil ke sekolah
Suamimu yang begitu tak pengertian
sehingga dapat membuatmu menjadi gila
Istrimu yang begitu menuntut
sehingga membuatmu malas di rumah

Apalagi masalah dalam hatimu sendiri
Kenapa kau tak bisa seperti orang lain…
Kenapa usahamu tak semaju mereka…
Kenapa anak-anakmu tak sepintar anak-anak mereka…
Kenapa pasanganmu tak seperti pasangan mereka…

Begitu melelahkan bukan?
Bertahan sampai saat ini saja rasanya sudah keajaiban
Tapi apa artinya jika bertahan dengan babak belur?
Sama saja seperti seorang pecundang
yang mendapat belas kasihan dari sang pemenang

Rasanya begitu senang menghadapi malam hari
Dan mimpi buruk justru dimulai pagi hari

Rasanya seperti ingin memiliki sebuah kotak besar dalam hatimu
Di mana kau dapat memasukkan semuanya kesana dan mendudukinya
Sehingga tak seorangpun mengetahui perasaanmu
Bahkan kau juga tidak

Andai saja… itu yang selalu tersirat dalam pikiran kita,bukan?
Andai saja waktu bisa berulang…
Andai saja aku berasal dari keluarga yang lebih baik…
Andai saja aku tidak menikahinya…
Andai saja…

Kalimat itu sama buruknya dengan ‘hampir saja’

Hampir saja aku memenangkan pertandingan itu
Hampir saja aku jadi orang sukses

Dan tahukah kau apa yang menjadikannya semakin tidak mudah?
Ketika kawan-kawanmu menyuruhmu berdoa
Ketika kau membuat imajinasi tentang Tuhan sesuai versimu sendiri
Ketika kau membaca quote “katakan pada masalahmu bahwa kau punya Tuhan yang besar”

Dan ketika kau melakukan itu semua,
Lihatlah…masalahmu tetap di sana

Dan kau akan bertanya…
Di mana keadilan Tuhan?
Apakah Tuhan itu ada?
Apakah Tuhan mengasihimu?
Apakah ….

Ya kawan, hidup memang tidak mudah…

Jika kau melihat ke belakang terus menerus
Jika kau melihat kemalanganmu terus menerus
Jika kau mengasihani dirimu sendiri
Hidup akan semakin tidak mudah…

Masalahnya bukanlah kau menyangkali diri
dengan berkata terus menerus
Tuhanku besar, lebih besar dari masalahku
atau melakukan doa semalaman

Tapi kau tetap diam disana
Dalam lingkaran yang sama
Memandang cermin dan berkata
“kasihan kau orang malang”

Kau tetap diam di sana
Dalam lembah yang sama
Meratapi diri dan berkata
“sebaiknya aku mati saja”

Dengar kawan,
Hidup ini tidak mudah
Tapi kau dapat membuatnya menjadi lebih baik…

Tuhan berkarya lewat tanganmu…
Hapuslah air matamu
Dan carilah apa yang dapat kau kerjakan

Tuhan bekerja dalam hatimu…
Jadilah kuat,
dan berhentilah mengasihani diri

Tuhan berjalan dengan kakimu…
Bangkitlah…dan berjalanlah
Kau akan menemukan tempat pemberhentian yang baru
Yang lebih baik..
tidak lebih mudah, tapi lebih baik…

Tuhan berbicara lewat pikiranmu
Jangan memikirkan hal-hal yang buruk
Hati-hati dengan tuduhanmu, terhadap dirimu sendiri

Tuhan berbicara lewat mulutmu
Apa yang seringkali kau nasihatkan buat orang lain…
Katakan itu pada dirimu sendiri
Kau akan melihat kuasa perkataan

Tuhan bekerja lewat hidupmu
Bukan hidup yang sempurna
Hidup yang memiliki kelemahan
Hidup yang bisa kelelahan
Hidup yang bisa merasa penat

Karena itu bangkitlah…
Berhentilah mengasihani diri
Begitu banyak hal besar yang kau lewatkan?
Yang seharusnya sudah kau lakukan
Seandainya saja kau tidak berhenti dan meratap

Hidup ini tidak mudah kawan…
Tapi kau dapat membuatnya menjadi lebih baik…

Dedicated for a friend…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s