Suap, kompromi dan hati nurani


Menjelang pemilu, ada begitu banyak spanduk, stiker dan brosur disebarkan demi kepentingan sebuah kursi dewan. Di media sosial kita melihat begitu banyak spanduk calon legislatif yang aneh-aneh, mulai dari gambar superhero yang dilibatkan sampai slogan yang luar biasa aneh.

Saat ini slogan dari anti politik uang yang begitu banyak digunakan oleh caleg-caleg yang (mengaku) bersih dari politik uang, adalah “ambil uangnya, jangan pilih orangnya” Continue reading

Menjadi Korban Kehidupan


Pria itu, Spencer, adalah anak bungsu dari empat bersaudara. Saat kecil dia tinggal bersama tiga orang kakak perempuan, ibu yang pemabuk, seorang ayah yang peka dan nenek yang kejam.

Rupanya ada gen psikopat dalam diri keluarga ini. Tiga orang kakaknya senang sekali menyiksa dia, sementara ibunya mengatakan tak apa menyiksa seorang anak laki-laki karena anak laki-laki seharusnya kuat.

Saat kecil, ia pernah diracun dengan daging busuk oleh salah seorang kakaknya, diikat dan pukuli oleh kakaknya yang lain, disiram air panas oleh neneknya, dibakar rambutnya oleh kakaknya yang lain, disiksa ibunya, tapi sangat disayang oleh ayahnya. Continue reading

Seandainya Aku Bisa Mengulang Waktu


Seandainya aku bisa mengulang waktu…
Kembali pada masa kanak-kanakku,
Akan kutahan lidahku
Ketika aku kesal,
Dalam keegoisanku membentak ibuku

Seandainya aku bisa mengulang waktu…
Kembali pada masa anak-anakku,
Akan kukendalikan sikapku
Ketika aku malas
Memasuki ruang les pianoku Continue reading

Inilah hidup…. hidupku


image

Inilah hidup…. hidupku
Seperti juga hidup yang lain
Lahir, sambil menangis
Menjalani masa kecil dengan riang
Menjalani masa remaja singkat dalam kebingungan
Dan tiba dalam masa dewasa

Inilah hidup…. hidupku
Menyaksikan begitu banyak…
Kelahiran,
Kecelakaan
Bahkan kematian.. Continue reading

Hari yang Istimewa


Aku berpikir tentang hari istimewa
Hari di mana aku menjadi tokoh utama
Tersenyum dan merasa puas

Aku memikirkan hari itu
Ketika aku merasa bahagia
Ketika aku melepaskan bebanku
Ketika aku melepas salibku
Ketika aku merasa tugasku selesai

Hari istimewa itu,
Di mana Penciptaku menyambutku,
Mempersilahkanku masuk,
Tersenyum dan merangkulku
Sambil berkata, “baik sekalu perbuatanmu…”

Continue reading

Tidak Tahu Diri


Kau memberiku matahari setiap hari
Dan aku malah berpikir
Kau memang wajib memberikannya
Aku lupa bersyukur…
Malah aku menuntut
Padahal, itu adalah anugerah

Kau memberiku nafas kehidupan tanpa henti
Dan aku malah berpikir
Kau memang wajib memberikannya
Aku lupa bersyukur
Malah aku menuntut
Padahal, itu adalah anugerah

Kau memberiku orangtua yang luar biasa
Begitu baik dan penuh kasih
Dan aku malah berpikir Kau tidak adil
Karena tidak memberi orangtua
Yang lebih kaya
Punya kedudukan
Aku lupa bersyukur
Malah aku menuntut
Padahal, merekalah yang terbaik untukku Continue reading

Hutang Kepada Pencipta (A Short Story)


Aku tidak bodoh… Tidak! Aku bukan gadis bodoh. Baik, mungkin kau dapat mengatakan aku ini sombong, tapi aku tidak bodoh. Mungkin sedikit gila, tapi tidak bodoh. Di dalam kepalaku ada sel-sel yang saling berhubungan satu dengan lain, dan hantaran listrik di dalamnya begitu banyak. Aku tidak bodoh!

Banyak orang yang bilang aku bodoh. Mungkin aku sedikit berpura-pura bahwa aku tidak sepintar yang sebenarnya. Menunjukkan tatapan mata kosong sesekali, atau berpura-pura tidak mengerti sesekali. Tapi itu hanya untuk memancing informasi yang lebih banyak dari orang itu. Menikmati bahwa lawan bicaraku merasa pintar dan bicara lebih banyak, karena aku sedang malas bicara. Tapi sekali lagi ku katakan, aku ini tidak bodoh.

Aku begitu banyak membaca sejak kecil, kata-kata bermain-main dalam otakku, membuatnya semakin hari semakin kuat, semakin penuh, semakin berisi, semakin pandai. Hanya orang yang naïf dan berwawasan sempit yang mengatakan bahwa aku tidak pintar.

Suatu hari, aku bertemu dengan seorang bapak saat aku sedang menunggu kereta api. Kami bercakap-cakap cukup lama, mulai dari lintasan planet hingga kandungan yang terdapat di dalam bumi. Aku juga tidak tahu kenapa percakapan kami begitu melebar. Sebelum berpisah Bapak itu mengatakan sesuatu yang mengejutkanku, katanya aku harus berhati-hati dengan isi kepalaku, karena jika tidak, itu akan sangat menyulitkan aku suatu saat. Continue reading

Life as we know it…


Apa yang kita tahu tentang hidup
Adalah apa yang kita alami sejak kita mulai hidup
Rumah yang cukup besar, makan terpenuhi
Dan kita pikir seperti itulah seharusnya hidup

Apa yang kita pikirkan tentang hidup
Adalah apa yang kita tidak dapatkan dalam hidup
Pakaian-pakaian bagus dan mobil mahal yang dipakai orang lain
Dan kita pikir hidup akan lebih baik jika jadi orang lain

Apa yang kita katakan tentang hidup
Adalah apa yang kita rasakan dari kehidupan Continue reading