Setelah merenungkan berhari-hari dan berbulan-bulan serta berusaha mencari beberapa referensi, akhirnya saya memutuskan untuk memberanikan diri memasuki Mazmur 19. Sebuah bagian dari kitab Mazmur yang merupakan gabungan dari dua bagian terpisah. Bagian pertama pemazmur menceritakan kekagumannya akan kebesaran karya Tuhan, sementara bagian kedua pemazmur menceritakan mengenai kekagumannya akan Sang Pencipta itu sendiri.
CS. Lewis pernah mengatakan bahwa siapapun dia, manusia memiliki suatu kekaguman dalam dirinya, suatu pengakuan akan adanya Yang Maha Mulia, suatu pribadi yang menciptakan semesta ini dan manusia itu sendiri. Ya memang, matahari, bulan, langit, laut dan seluruh ciptaan Tuhan menceritakan kemuliaan-Nya, menggugah kesadaran manusia bahwa “Tuhan itu ada”. Continue reading →