Bayangan dalam Cermin


Hai bayangan dalam cermin
Katakan siapa namamu
Katakan siapa dirimu
Apakah aku mengenalmu?

Hai bayangan dalam cermin
Kenapa kau selalu ada di sana
Setiap kali aku berdiri di sini
Menatapmu yang berbalik menatapku

Hai bayangan dalam cermin
Kenapa kau ikuti semua gerak gerikku Continue reading

Tidak Tahu Diri


Kau memberiku matahari setiap hari
Dan aku malah berpikir
Kau memang wajib memberikannya
Aku lupa bersyukur…
Malah aku menuntut
Padahal, itu adalah anugerah

Kau memberiku nafas kehidupan tanpa henti
Dan aku malah berpikir
Kau memang wajib memberikannya
Aku lupa bersyukur
Malah aku menuntut
Padahal, itu adalah anugerah

Kau memberiku orangtua yang luar biasa
Begitu baik dan penuh kasih
Dan aku malah berpikir Kau tidak adil
Karena tidak memberi orangtua
Yang lebih kaya
Punya kedudukan
Aku lupa bersyukur
Malah aku menuntut
Padahal, merekalah yang terbaik untukku Continue reading

Domba di tengah serigala


Ini adalah pengalaman yang berharga… Pertama kalinya menginjakkan kaki di tempat yang baru buka jam 12 malam… Tempat di mana irama musik keras menghentak dan getarannya bisa membahayakan jantung siapa saja.

Bukan… Jangan salah sangka, saya bukan ke tempat itu karena stress atau sedang hang out… Saya ke tempat itu karena dua alasan. Pertama, kami ikut mewakili group angklung yang dikolaborasikan dengan DJ Performance malam itu. Alasan kedua adalah karena saya ingin tahu, seperti apa tempat hiburan malam itu…

Saya akan mulai bahas dari pakaian… Saya pakai baju dari bahan wol tebal dan celana panjang. Sama sekali bukan baju yang ideal untuk mengunjungi tempat seperti itu kan. Pertama masuk aja saya merasa salah kostum… Mereka yang datang memakai rok atau celana yang pendeeeeeek sekali… Entah bagaimana mereka bisa menganggap bahwa baju itu cukup panjang atau cukup pendek untuk menutupi daerah pribadi mereka.

Walau saya awalnya merasa salah kostum, tapi kemudian di dalam saya berpikir. Bagaimana kita menilai diri kita itu terlihat dari apa yang kita kenakan… Saya bukan datang sebagai Yoanna Greissia, wanita 30 tahun yang haus hiburan. Saya datang sebagai Yoanna Greissia, wanita 30 tahun yang (anggap saja) sedang mengadakan riset tanpa harus menjadi satu dari mereka… Continue reading

Aku yang berkuasa, bukan Kau


Ssh diamlah, ini istanaku
Aku yang berkuasa di sini
Kau memang yang memberi kuasa padaku
Tapi aku yang berkuasa saat ini
Jadi, diamlah…

Lihat saja apa yang ditampilkan di depan sana
Bukankah sangat menghibur?
Lampu dan musik
Pakaian yang dikenakan
Aku yang memutuskan semuanya
Apakah Kau terhibur?
Bukankah aku brilian? Bukankah aku hebat?

Kau yang memberi aku akal yang pintar
Aku berterimakasih untuk itu
Dan karena itu…
Terima saja apa yang aku putuskan
Jangan terlalu banyak protes

Continue reading