Ssh diamlah, ini istanaku
Aku yang berkuasa di sini
Kau memang yang memberi kuasa padaku
Tapi aku yang berkuasa saat ini
Jadi, diamlah…

Lihat saja apa yang ditampilkan di depan sana
Bukankah sangat menghibur?
Lampu dan musik
Pakaian yang dikenakan
Aku yang memutuskan semuanya
Apakah Kau terhibur?
Bukankah aku brilian? Bukankah aku hebat?

Kau yang memberi aku akal yang pintar
Aku berterimakasih untuk itu
Dan karena itu…
Terima saja apa yang aku putuskan
Jangan terlalu banyak protes

Apa kata-Mu?
Mempersembahkan tubuh?

Tahukah Kau, ini jaman sudah maju
Jika ingin melayani, sebaiknya punya keahlian
Tidak usah pedulikan apa yang mereka lakukan di luar sana
Apakah mereka berjudi atau mencuri
Apakah mereka korupsi atau mabuk
Yang penting mereka memiliki keahlian hebat dan menghibur
Dan dapat memastikan kalau acara seminggu sekali ini berjalan mulus

Apa kata-Mu?
Domba terhilang?

Aduh, sekali lagi kukatakan
Ini jaman modern,
Sulit sekali mencari yang terhilang sekarang
Baik, memang sudah ada telepon dan email
Tapi begitu banyak kesibukan, Kau tahu?
Aku sibuk sekali,

Lagipula, bukankah aku sudah menyusun program yang baik?
Seharusnya mereka puas dengan itu
Seharusnya Kau puas dengan itu
Jika mereka hilang, itu pilihan mereka
Bukan salahku

Apa lagi kata-Mu?
Memulihkan hati yang luka?

Ya, aku sudah membuat program satu hari untuk itu
Kuberi judul yang sangat menarik
“Memulihkan luka hati”
Banyak buku juga ditulis untuk itu, bukan?

Bagaimana menurut-Mu?
Ku harap program sehari itu cukup
Lagipula, mereka sudah membayar untuk itu
Seharusnya mereka memanfaatkannya dengan baik
Jika ada yang tidak ikut,
Hmmm, itu masalah mereka

Apa? Hati yang menyembah, kata-Mu?

Begini ya, aku beritahu
Jaman sekarang, yang penting itu adalah
Apa yang jemaat rasakan
Apa yang jemaat lihat
Apa yang jemaat dengar

Sekarang ini jaman pasca-modern, Kau tahu?
Hmm, sepertinya aku lebih tahu urusan itu

Jaman sekarang itu…
Jemaat mau ke gereja saja sudah bagus
Jadi, jangan repotkan diri dengan bagaimana hati mereka menyembah

Mereka tidak suka duduk terlalu lama di gereja
Jadi, buatlah program yang singkat dan padat
Jangan lupa rundown, sehingga jemaat terjamin
Mereka pulang on time

Mereka tidak suka jika hanya duduk dan bernyanyi
Jadi, buatlah multimedia yang bagus
Pastikan mereka yang berada di panggung enak didengar dan dilihat
Puaskan telinga dan mata mereka

Mereka tidak akan paham tentang hati yang menyembah
Tidak… Mereka tidak akan paham
Dan program ini tidak akan diminati jika didasari oleh hati yang menyembah

Lagu-lagu harus benar-benar dipilih
Tentu saja semuanya pilihanku

Sudahlah… Jangan menangis
Seharusnya Kau cukup senang dengan apa yang sudah kulakukan

Kau tidak senang?
Kalau begitu pergilah, carilah tempat lain

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s