Hadephobia


Hari ini kita akan membahas Phobia umum yang mungkin dimiliki hampir semua orang. Anda pasti tidak asing mendengar istilah HADES. Hades adalah kata lain dari Neraka, dan Hadephobia adalah KETAKUTAN SESEORANG PADA NERAKA.

Anda pasti mengatakan “Tunggu dulu! Bukankah pasti semua orang mengalami hal ini? Takut pada neraka?”

Ada dua hal yang langsung saya ingat ketika saya membaca definisi dari Hadephobia ini. Pertama adalah sebuah lagu yang liriknya dibuat oleh Chrisye “Jika Surga dan Neraka Tak Pernah Ada” yang kurang lebih seperti ini:

Apakah kita semua
Benar-benar tulus 
Menyembah pada-Nya 
Atau mungkin kita hanya 
Takut pada neraka 
Dan inginkan surga 

Bisakah kita semua 
Benar-benar sujud sepenuh hati
Kar’na sungguh memang Dia
Memang pantas disembah
Memang pantas dipuja

Jika surga dan neraka tak pernah ada
Masihkan kau bersujud kepada-Nya
Jika surga dan neraka tak pernah ada
Masihkah kau menyebut nama-Nya 

Saya benar-benar suka lirik lagu ini. Apa yang membuat kita menyembah dan bersujud pada Tuhan? Karena Tuhan layak disembah… atau karena kita sekedar takut pada Neraka?

Apa yang membuat kita menyebut nama Tuhan? Karena Dia pantas dipuja? Atau karena kita terlalu mementingkan diri kita sendiri yang tidak mau masuk neraka?

Tentu saja tidak ada satu orang pun yang mau masuk ke dalam neraka. Tapi seandainya tidak ada neraka, apakah kita tetap berbuat baik? Apakah kita tetap mengingat Tuhan? Seandainya kita semua mendapat jaminan masuk Surga tanpa syarat (apapun yang kita lakukan), apakah kita tetap berbuat baik? Apakah kita tetap mengingat Tuhan?

Hal kedua yang saya ingat adalah tentang sebuah buku “Kristen kucing vs Kristen anjing” yang saya baca beberapa tahun yang lalu.

Anda yang memelihara anjing saja atau kucing saja tentunya tidak begitu paham perbedaan yang signifikan antara kucing dan anjing, Namun Anda yang suka menonton film kartun atau animasi di mana dua binatang tersebut dibandingkan tentunya paham benar. Berikut ini saya beri beberapa contoh:

  1. Kucing menganggap bahwa dirinya adalah tuan dari tuannya. Anjing tahu bahwa dia adalah “hamba” dari majikannya. Tidak percaya? Anjing Anda cukup puas mendapat remah-remah yang Anda beri di bawah meja, sementara kucing Anda mungkin tidak akan sungkan melompat ke atas meja.
  2. Kucing adalah binatang malas dan egois yang terus menerus tidur, tak peduli pada tuannya. Anjing selalu senang berada bersama tuannya, apalagi bermain bersama tuannya.
  3. Kucing akan kabur duluan kalau ada bahaya, anjing senantiasa bersama tuannya, bahkan membelanya.
  4. Anjing memberikan dirinya sepenuhnya pada tuannya yang ditunjukkan dengan memberikan perutnya, bagian terlemah hewan, untuk diusap. Kucing akan mencakar (bahkan tuannya) jika berani mengusap perutnya
  5. Kucing akan dengan mudah pindah ke rumah lain yang lebih nyaman, anjing meletakkan kenyamanannya di samping tuannya.

Hal yang paling saya ingat dari buku itu adalah kalimat, “kucing datang ke Surga dengan membelakanginya sambil berkata ‘saya tidak mau neraka, saya tidak mau neraka'” sedangkan anjing datang ke Surga dengan menghampirinya sambil berkata, “saya mau bersama tuan saya”.

Ada perbedaan antara dua tipe orang yang menghampiri Surga. Pertama yang seperti kucing, menghampiri Surga karena memiliki Hadephobia, takut pada neraka. Golongan pertama ini datang pada Tuhan dengan fokus pada dirinya sendiri yang takut pada neraka. Golongan pertama rajin berbuat baik, rajin ke tempat ibadah, rajin menyebut nama Tuhan karena satu alasan: Mengejar pahala sebanyak-banyaknya agar tidak masuk neraka.

Kedua seperti anjing, menghampiri Surga karena ingin bersama dengan Tuhan. Berbuat baik karena Tuhan ingin ia berbuat baik, percaya sepenuhnya karena ia memang percaya pada tuannya. Golongan kedua ini hampir tidak peduli pada Surga dan Neraka, ia hanya peduli satu hal: TUHAN. Ia lakukan apa yang Tuhan inginkan agar TUHAN senang, agar ia dapat senantiasa bersama Tuhan.

Kebanyakan orang yang memiliki Hadephobia juga takut akan kematian. Mereka takut mati karena mereka sendiri tidak yakin bahwa mereka akan bertemu Tuhan di surga. Mereka takut mati karena mereka takut akan neraka.

Saudaraku, Tuhan tidak menawarkan Anda Surga, Tuhan menawarkan Anda untuk selalu bersama dengan-Nya dalam kekekalan. Tuhan tidak ingin Anda binasa, Ia ingin adalah Anda bersama dengan-Nya dalam kekekalan. Harap dicatat! Tuhan ingin Anda bersama dengan-Nya. 

Saya tanya Anda, seandainya Tuhan tidak ada di Surga, dan di Surga hanya ada bidadari, kolam anggur dan kesenangan, apakah Anda tetap ingin ke Surga? Bukankah sebenarnya Surga dan Neraka tidak penting lagi kalau di dalamnya tidak ada Tuhan?

Pertanyaannya sekarang adalah, bagaimana caranya agar kita dapat “bersama Tuhan dalam kekalan”? Dua fakta yang harus kita ingat. Pertama adalah Tuhan membenci Dosa. Dia tidak akan mengijinkan kita bersamanya jika kita masih berdosa. Kedua adalah manusia mahluk berdosa, dikandung dalam dosa dan hidup di dalam dosa. Semakin hari, semakin tua, semakin banyak dosa yang dilakukan manusia. Kebaikan seperti apapun yang kita lakukan tak mungkin sanggup mengimbangi banyaknya dosa yang sudah kita buat.

Jadi, bagaimana caranya agar kita dapat “bersama Tuhan dalam kekalan”? Sederhana, terima keselamatan yang sudah Dia tawarkan pada Anda! Dosa-dosa yang begitu banyak itu sudah dibayar lunas. Tapi Anda harus menerima surat pelunasan hutang itu!

Saya beri contoh! Anda memiliki hutang milyaran pada seseorang. Anda tidak akan sanggup membayarnya. Bekerja seperti apapun Anda, dengan kondisi Anda yang miskin, tidak mungkin Anda sanggup membayarnya. Anda bekerja mati-matian dengan gaji 2 juta sebulan, Anda tidak akan sanggup membayarnya. Kondisi Anda tidak memungkinkan Anda mendapat gaji milyaran sebulan. ANDA TIDAK AKAN SANGGUP MEMBAYARNYA.

Kemudian datang seorang dermawan yang kaya raya. Ia bayar hutang Anda namun tidak atas nama Anda. Ia membayar hutang Anda atas namanya. Satu-satunya yang dapat membuat Anda bebas dari hutang itu adalah jika Anda percaya bahwa hutang Anda sudah dilunasi, kemudian mengambil dan menerima tanda terima pembayaran hutang itu dari dermawan ini.

Apa yang akan Anda lakukan?

Saudara, hutang dosa Anda terlalu besar. ANDA TIDAK AKAN SANGGUP MEMBAYARNYA! Namun berita baiknya, hutang Anda sudah dibayar LUNAS! Tapi Anda harus mempercayai Dia yang membayar hutang itu, menerima tanda terima hutang itu berupa “keselamatan” di dalam nama-Nya.

Saudaraku, banyak orang menderita Hadephobia. Namun mereka berusaha dengan kekuatan sendiri untuk menghindari Neraka itu. Saking sibuknya mereka menghindarinya, sampai-sampai melupakan Tuhan yang menanti mereka dengan tanda terima hutang yang akan membebaskan mereka dari Neraka dan membawa mereka bersama-Nya dalam kekekalan.

Saudaraku, apakah saat ini Anda menderita Hadephobia? Percayai bahwa Tuhan Yesus sudah membayar lunas hutang dosa Anda. Ketika Anda menerima tanda terima dari-Nya, Anda akan terhindar dari Neraka. Tapi bukan itu yang penting bukan? Ketika Anda menerima tanda terima dari-Nya, Anda akan terlepas dari Hadephobia dan yang Anda inginkan adalah bersama dengan-Nya selamanya, tak peduli di mana DIA berada.

Advertisements