Surat untuk Trans 7


Subject: Acara TV yang masuk kategori G****K!

Selamat siang,
Maaf atas subject email saya yang agak kasar. Tapi saya benar-benar tidak dapat memikirkan subyek lain yang lebih halus untuk menggambarkan salah satu acara TV yang disiarkan oleh trans7 “orang pinggiran”.

Tujuan saya menulis ini adalah untuk menyampaikan dukacita saya yang mendalam atas disiarkannya acara TV tidak bermutu seperti “orang pinggiran” di stasiun tv kesayangan kita trans7.

Kemarin saya baru menyaksikan acara “orang pinggiran” dan saya sangat shock yang diikuti dengan perasaan muak dan marah atas ditayangkannya acara yang menurut saya tidak bermutu dan tidak bertanggungjawab ini.

Saya seorang pendidik dan bergerak di bidang pendidikan, dan saya akan memberikan beberapa ulasan mengenai hal ini agar saya tidak dikatakan seorang bodoh yang bicara tanpa logika dan alasan.

1. Setiap acara harus ada tujuan.
Apa tujuan acara “orang pinggiran” yang disiarkan di Trans7? Apakah hanya eksploitasi kemiskinan bangsa? Jika bukan, lalu apa? Siapa yang diuntungkan dengan acara ini?
A. Pihak yang disiarkan?
Di acara yang saya tonton, “sang korban” adalah seorang bapak yang terpaksa dadanya diisep-isep anaknya krn sudah tidak ada istri… Apakah dengan kondisinya disiarkan, maka bapak itu akan menjadi lebih baik? Apa dia akan terhibur jika orang tau bahwa tiap hari dia makan nasi aking dan tiap hari dadanya diisep anaknya?

Apakah anaknya akan dengan bangga cerita ke tetangga “eh, keluargaku masuk tivi” hanya untuk dilihat oleh orang-orang bahwa bapaknya menyusui adiknya?

Oke, katakanlah keluarga ini diberi sedikit “sedekah” oleh trans7. Lalu setelah uang “sedekah” itu habis, lalu??

B. Pihak yang menonton?
Apakah trans7 sedang berusaha menciptakan suatu bangsa picik yang menonton kemalangan orang lain dan bersyukur karena dirinya “lebih beruntung dari yang ditonton”?

C. Pihak Trans 7?
Ya, menurut saya, kalian satu2nya yang diuntungkan dengan acara ini. Bukankah egois??

2. Citra Bangsa
Citra bangsa seperti apa yang sedang trans 7 bangun? Bangsa yang hancur terpuruk tanpa pengharapan?
Apakah kalian sedang menghancurkan bangsa, atau membangunnya?

Menurut saya, seharusnya anak ini diberikan kebanggaan sebagai peternak cilik… Sejak kecil bisa memulai usahanya beternak bebek (walau pinjaman). Sejak kecil bisa mengetahui telur mana yang bagus mana yang tidak. Sejak kecil bisa mulai mengembangkan usaha (yang tentunya bisa kalian adakan).

Ayolah, Tuhan memberi kalian kesempatan membangun bangsa, memberikan harapan bagi bangsa ini…kenapa kalian malah menghancurkannya dengan acara TV tidak bermutu seperti ini.

Ayolah, jangan eksploitasi kemiskinan orang. Kasih harapan sama mereka. Mereka berhak untuk dikembangkan. Bangun usaha kecil untuk mereka jika kalian benar-benar peduli. Dan tayangkan itu!!!

Jangan bilang “kami bantu kok”, tp yang ditayangkan cuma eksploitasi kemiskinan saja.

Bangsa ini butuh harapan… Jadilah pembawa harapan, bukan sumber kehancuran.

Saya harap surat ini bisa dibaca dan menjadi masukan bagi trans 7… Mohon maaf jika dalam penyampaiannya ada kalimat yang menyinggung perasaan…

God bless you

Sender:
Yoanna Greissia, ST., MM.
http://www.greissia.wordpress.com

(Sudah dikirimkan. Mudah2an diterima dan dibaca)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s