Terdengar indah…tapi sulit


Terdengar indah diucapkan
Tapi sulit dilakukan

“Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri”

Bagaimana jika diganti menjadi…
Kasihilah orang seagamamu seperti dirimu sendiri
Atau
Kasihilah orang yang sudah pindah ke agamamu seperti dirimu sendiri 

Untuk apa susah-susah
membantu istri atau suami jemaat yang belum Kristen
Salah mereka sendiri tidak menjadi Kristen
Mereka sakit,…itu karena Tuhan menghukum mereka
Kita tunggu saja…
Pasti masuk neraka 

Terdengar indah diucapkan
Tapi sulit dilakukan

“Kamu adalah terang dunia,
Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi”

Aku rasa kita harus bangun gedung gereja yang begitu megah
Bukankah kita terang…harus terlihat
Tak mungkin tersembunyi
Menonjol di antara kampung-kampung kotor
Menonjol di antara rumah-rumah kumuh

Tak peduli apa yang mereka pikir tentang kita
Tak peduli mereka kelaparan dan sakit
Yang penting bangunan ini menjulang
Dengan perlengkapan keamanan yang baik

Buat mereka segan masuk
Buat mereka segan untuk menghampiri Tuhan kita
Buat mereka segan…

Terdengar indah untuk dikotbahkan
Tapi sulit dilakukan

“Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan.
Karena jika demikian,
ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain,
atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain.
Kamu tidak dapat mengabdi kepada Tuhan dan kepada Mamon”

Bagaimana dengan biaya pembangunan gedung
Tuhan memang penting,
Tapi untuk membangun gedung ini butuh uang
Uang yang sangat banyak

Kami akan berdoa agar Dia memberi uang
Tapi kalau ternyata uang itu ada
Apakah kami akan berdoa?

Terdengar indah untuk dikotbahkan
Tapi sulit dilakukan

“Carilah dahulu kerajaan Surga dan kebenarannya
Dan semuanya akan ditambahkan padamu”

Bagaimana  jika diganti menjadi
Carilah dahulu kerajaan Surga dan kebenarannya
AGAR semuanya ditambahkan padamu

Ya…bagaimanapun kita kan tidak bisa munafik
Uang itu penting….
Bahkan membangun kerajaan Gereja saja butuh uang

Terdengar indah untuk diucapkan
Tapi sulit dilakukan

“Tetapi jika engkau memberi sedekah,
janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.”

Apa??
Lalu bagaimana caranya mereka mengetahui
Kalau aku yang memberi
Kalau komselku yang memberi
Kalau gerejaku yang memberi

Bagaimana dengan spanduk yang sudah dibuat
Bahwa kami menyumbang kamar mandi umum
Bahwa kami menyumbang air bersih
Bagaimana dengan itu semua?

Aah, terdengar indah diucapkan
Terdengar indah untuk dikotbahkan
Tapi sulit untuk dilakukan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s