Kenangan Perasaan (2)


Tidak semua perasaan akan bertahan…
Sebagian akan terbang seperti asap,
hilang begitu saja seiring berjalannya waktu
Kau berusaha mencarinya,
Namun perasaan itu tak ada lagi
Hilang..

Sebagian akan memudar seiring berjalannya waktu,
Kau berusaha merengkuhnya,
Tapi lama kelamaan membeku,
Tanpa sadar kau tak lagi memilikinya
Hilang…

Sebagian direnggut paksa begitu saja,
Kau berusaha mempertahankannya,
Mati-matian kau mendekapnya,
Dan seiring berjalannya waktu,
Kau belajar melupakan

Namun ada perasaan yang menetap selamanya…
Mengendap jauh ke dalam lubuk hati
Tak bisa hilang,
Tak bisa memudar,
Tak bisa membeku,

Bahkan ketika direnggut paksa darimu
Kau akan tetap mengenangnya,
Mungkin terlupakan sementara
Tapi kemudian muncul lagi,
Walau kau berusaha tapi tak mau hilang,
Begitu besar dan kuat

Perasaan itu tak pernah jadi sekedar kenangan,
Karena kau menyimpannya jauh dalam lubuk hatimu
Bahkan ada dalam nafasmu

Perasaan itu bisa cinta,
Bisa juga benci

Berbahagialah jika memiliki cinta yang tak pernah pudar
Cinta yang selalu menetap di hatimu

Namun malanglah nasib mereka yang memiliki kebencian yang tak bisa hilang,
Karena akan mematahkan tulang dan meremukkan jiwa

—-

Saya pernah menulis Kenangan Perasaan di sini

Tulisan yang sebelumnya ditujukan untuk suami saya… ini pun demikian… terimakasih untuk tetap memiliki perasaan itu setelah sekian lama…