Dipersenjatai!!!


Sebenarnya sudah lama sekali saya ingin membahas mengenai Perlengkapan Senjata yang harus dimiliki seorang Pengikut Kristus (Ef 6:10 – 13). Dulu, beberapa tahun yang lalu saat saya masih seorang mahasiswa dan sedang membaca Alkitab secara berurutan, saya pernah memiliki keinginan besar untuk menuliskan ini suatu saat. Saya rasa sekarang adalah saat yang tepat.

Ketika seorang pergi ke wajib militer, ia mendapatkan pelatihan dan senjata yang dibutuhkan untuk dapat berperang melawan musuh yang dihadapi bangsanya. Ketika Tuhan mengutus kita di dalam dunia seperti domba di tengah serigala, Ia juga memberi petunjuk dan seperangkat senjata yang dapat kita gunakan.

Beberapa hari ke depan kita akan membahas mengenai Perlengkapan Senjata yang kita butuhkan, yaitu:

  1. Ikat Pinggang Kebenaran
  2. Baju Zirah keadilan
  3. Kasut kerelaan memberitakan Injil
  4. Perisai Iman
  5. Ketopong keselamatan
  6. Pedang Roh

armor_of_godSebelum kita masuk ke pembahasan pertama, saya akan membahas mengenai pakaian perang di jaman ayat ini ditulis. Ketika Paulus menuliskan ayat-ayat ini, bangsa Israel masih berada dalam penjajahan Romawi. Karena itu, kebanyakan ilustrasi yang dibuat pun merupakan ilustrasi dari pakaian perang orang Romawi.

Namun sebenarnya sejak jaman Daud, seperti inilah komponen pakaian perang yang digunakan oleh mereka yang berada di medan perang. Ikat pinggang, Baju Zirah, Kasut, Perisai, Pedang. Semuanya merupakan perlengkapan yang bertujuan untuk:

  1. Bertahan melawan musuh
  2. Mengadakan perlawanan (menyerang)
  3. Tetap berdiri / selamat setelah peperangan usai

Seorang prajurit yang baik adalah mereka yang dapat bertahan (menyelamatkan diri dari serangan), melawan (menyerang musuh) dan lolos dari peperangan dengan selamat.

Dalam kaitannya dengan tugas kita sebagai orang Kristen, tujuan penggunaan The Armor of God ini juga adalah supaya kita bisa

  1. Bertahan melawan tipu muslihat Iblis, menyelamatkan diri dari serangan Iblis (Ingat, Iblis adalah bapa pendusta, serangannya adalah tipu muslihat)
  2. Mengadakan perlawanan pada hari yang jahat. Tidak hanya menerima serangan, kita juga harus dapat menyerang balik, untuk memastikan bahwa kita mengalahkan musuh
  3. Tetap berdiri setelah menyelesaikan segala sesuatu. Kita bisa memilih menang dengan gemilang, atau menang dengan babak belur dan luka di sana sini. Perlengkapan Senjata diperlukan agar kita bisa menang dengan gemilang setelah melaksanakan tugas yang kita emban.

Pertanyaan berikutnya, siapakah musuh kita?

“Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.” (Efesus 6:12)

Ya, musuh kita adalah roh-roh jahat di udara, yaitu si penyesat…

Jadi, siap dipersenjatai, mari kita belajar bersama!!

Advertisements

One thought on “Dipersenjatai!!!

Comments are closed.