Kasih Mengharapkan Segala Sesuatu


Apa rasanya hidup dalam penantian?
Hmmm, jangankan hidup dalam penantian
Disuruh menunggu 15 menit saja rasanya lamaaa sekali

Lalu, apa rasanya hidup dengan terus menerus mengharpkan sesuatu?
Ayahmu 30 tahun tidak juga bertobat, dan kau terus-terusan berdoa untuknya

Suamimu selalu pulang dalam keadaan mabuk,
Dan rasanya sudah lama sekali kau berdoa agar dia bertobat

Sudah lama sekali kau dan suamimu berharap memiliki anak
Tapi tidak kunjung datang

Anak yang sangat kau kasihi tidak pulang-pulang
Dia pergi dengan teman prianya entah kemana
Dan setiap detik kau berdoa untuk keselamatannya

Hidup dalam pengharapan yang tak pasti itu tidak menyenangkan bukan?
Kau berharap, berharap, berharap
Kau berdoa, berdoa, berdoa
Kau memohon, memohon, memohon
Tapi satu detik rasanya begitu lama

Ini adalah kunci yang membuat seseorang sanggup berharap begitu lama

K A S I H

Seorang ibu tidak akan putus asa mengharapkan anaknya akan berubah
Ia tidak akan dengan segera memutuskan hubungan dengan anaknya ketika ternyata anaknya tak juga berubah

Seorang istri tidak akan putus asa mengharapkan suaminya berubah
Selama ia mengasihi suaminya, ia akan terus berharap

Kasih adalah dasar kita terus berharap
Dan bukankah itu yang dilakukan Tuhan kita
Tangannya terulur mengharapkan kita berubah
Dalam kasih ada pengharapan
Kasih mengharapkan segala sesuatu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s