Kasih tidak bersukacita karena ketidakadilan


Aku tahu sebenarnya aku dapat lebih buruk dari dia
Tapi entah bagaimana nilaiku tertukar dengan nilainya
Dia sahabat terbaikku,
Tapi ini masalah nilaiku…

Ini memang giliranku mencuci piring
Tapi aku malas sekali melakukannya
Sepertinya aku akan melakukan sesuatu
Agar adikku yang melakukannya, dan aku bebas..,

Uang kembalianku kelebihan
Seharusnya tidak sebanyak ini
Kasihan sih…penjaga kasir itu pasti akan disuruh mengganti
Aah, apa peduliku, yang penting aku untung

Aku sudah minta uang pada papa
Tapi tidak ada salahnya jika aku minta lagi pada mama
Toh mereka juga jarang berkomunikasi
Lagipula… mereka tidak akan rugi

Urutan berikutnya dari kasih adalah tidak bersukacita karena ketidakadilan. Seringkali dalam hidup kita menolerir ketidakadilan, jika itu menguntungkan kita sendiri. Tapi ketika ketidakadilan itu merugikan kita…wuih, kita ngamuk dan marah-marah…

Kasih tidak bersukacita karena ketidakadilan.

Ketika kita mengaku memiliki kasih, kita tidak akan menolerir ketidakadilan, tidak peduli siapa yang mendapat keuntungan dari ketidakadilan itu.

Ketidakadilan itu tetap adalah ketidakadilan, tidak peduli siapapun korbannya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s