Kasih tidak mencari keuntungan bagi diri sendiri


Masalah di dunia ini dapat disederhanakan dengan satu kalimat..
“Untung atau rugi”
Semua orang berusaha, bekerja dan berjerih lelah untuk mendapatkan keuntungan…
jika perlu dengan cara yang tidak benar
Bahkan untuk hal-hal sepele…

Lihat saja orang-orang yang tidak mau mengantri
Orang-orang yang melabrak lampu merah
Tukang becak (dan penumpangnya) yang berjalan melawan arah
Orang-orang yang membuang sampah sembarangan
Orang-orang yang mengambil dompet yang tercecer
Orang-orang yang korupsi

Manusia dilahirkan dengan suatu mekanisme pertahanan diri yang hebat
otak reptil, yang dimiliki oleh reptil, mamalia dan manusia memampukan mahluk hidup untuk memiliki insting mempertahankan diri

Insting mempertahankan diri inilah yang berkembang menjadi insting mencari keuntungan bagi diri sendiri

Firman Tuhan mengajar suatu hal yang luar biasa mengenai kasih…
Sesuatu yang tidak ditemukan di tips kesuksesan sekalipun

Kasih tidak mencari keuntungan bagi diri sendiri saja

Kalau saya boleh menerjemahkan…
Kasih mendahulukan orang lain.
Kasih tidak egois
Kasih memperhatikan kepentingan orang lain

Hal ini pastinya sangat dimengerti seorang ibu…
Yang rela memakan kepala ayam, sementara seluruh keluarganya makan daging ayam

Hal ini pastinya sangat dimengerti seorang guru…
Yang rela mengorbankan waktunya untuk mengajar siswanya yang tertinggal

Hal ini pastinya sangat dimengerti seorang ayah
Yang banting tulang untuk makanan seluruh keluarganya…

Kasih tidak mencari keuntungan bagi diri sendiri…

Jika Anda benar-benar memiliki kasih…dahulukan orang lain…

I Yohanes 3 : 16
“Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita, jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita

Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagiamanakah kasih Tuhan dapat tetap di dalam dirinya?”

Berita baiknya…

Tuhan sudah memberi contoh dengan tidak mencari keutungan bagi diriNya sendiri…
Karena begitu Ia sangat mengasihi kita….
Ia mendahulukan kepentingan kita mendapat hidup yang kekal…

Kalau kita mengasihi sesama kita…
Apa yang akan kita lakukan??

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s