Terlalu banyak,..tapi terlalu sedikit


Terlalu banyak yang berkotbah,
Menghafalkan ayat di luar kepala
Pergi ke gereja setiap minggu
Membaca Alkitab setiap hari

Tapi terlalu sedikit yang mengerti,
Melakukan dalam hidup setiap hari
Pergi ke jalanan dan melayani
Membagikan firman dengan perbuatan

Terlalu banyak yang mengatakan Tuhan,
Menuliskan di facebook dan sms
Mengatakan amin dan haleluya

Tapi terlalu sedikit yang menjadi tangan dan kaki-Nya
Menuliskannya di hati setiap orang yang tidak percaya
Mengatakan, “aku peduli” dan “aku mengerti”

Terlalu banyak yang memberikan perpuluhan
Memberikan persembahan untuk membangun gereja
Berinvestasi dalam multimedia dan sound system
Mendekorasi dengan begitu mewah

Tapi terlalu sedikit yang memberikan hidup
Memberikan hati dan waktu untuk mereka yang membutuhkan
Berinvestasi dalam hidup orang lain
Menghias kehidupan orang lain dengan senyum

Terlalu banyak anggota jemaat yang mendaftar
Berpindah dari satu gedung ke gedung lain

Tapi terlalu sedikit yang memutuskan untuk bertobat di jalanan
Berpindah dari kegelapan kepada terang

Jadi, mana yang benar?
Yang “terlalu banyak”
atau “terlalu sedikit”?

Notes:
“Kamu adalah terang dunia, kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s